Khutbah Iduladha: Hakikat Pengorbanan di Masa Pandemi
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Pada awal tahun 1990 muncul aspirasi/kenginan masyarakat muslim Br. Dinas Bukitsari yang dulu dikenal dengan sebutan abasan untuk bisa melaksanakan shalat Jum'at di Bukitsari. mengingat pelaksanaan sholat jum'at sebelumnya di Masjid Al-Miftah Desa Tegallinggah dengan jarak tempuh 2 Km dengan kondisi jalan sangat rusak. apalagi di musim penghujan. adanya kesepakatan tokoh umat Islam Bukitsari dan Alim Ulama, staf Imam dan Pengurus Masjid Al - Miftah. Pada tanggal 14 Februari 1992 terbentuklah personalia kepengurusan panitia pembangunan Masjid Al-Ma'la Banjar Dinas Bukitsari dengan dukungan pemerintah desa Tegallinggah dan Bapak Camat Sukasada, Kepala Kantor Urusan Agama Kec. Sukasada,Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Buleleng,Cq. Bimas Islam dan Dinas PU Kab. Buleleng dengan pengesahan gambar Rencana dan RAB yang disahkan pada tanggal 19 Oktober 1992. peletakan batu pertama Masjid Al-Ma'la pada tahun 1992 dan terselesaikan pada tahun 1998.pembangunan terakhir terlaksana dengan dana infaq ( Bantuan Jam'iyyah Quwait) dengan penuh syukur jamaah Masjid dan para tokoh Br. Bukitsari bersepakat mengganti nama Masjid AL-MA'LA dengan Masjid AR - RAHMAH.
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Khutbah Pertama اَلْØÙŽÙ…ْد٠للهÙ..